05 September 2012

thumbnail

DIVING DI BANGKAI USAT LIBERTY DI TULAMBEN

USS Liberty Glo atau USAT Liberty [ http://en.wikipedia.org/wiki/USAT_Liberty] adalah kapal perang Amerika Serikat yang ditorpedo oleh kapal selam Jerman pada bulan Januari 1942 di perairan Bali timur pada masa Perang Dunia Kedua. Kapal it
u kemudian karam, dan letusan Gunung Agung pada tahun 1963 membuat kapal itu longsor pada posisi 90 derajat di kedalaman antara 5 hingga 30 meter di perairan Tulamben, Bali Timur. Kemarin hari Minggu, setelah bermobil selama 3 jam dari Kuta, saya bersama beberapa rekan, Ed, Esther, Adyana, Dini, dan dive master Wayan menyelam untuk melihat dari dekat bangkai kapal yang panjangnya 120 meter dan sudah menjadi terumbu karang tersebut. Airnya jernih dengan jarak pandang lebih dari 20 meter, koralnya dan ikannya berwarna warni dengan dasar pasir dan batuan vulkanik yang berasal dari letusan Gunung Agung. Pengalaman yang mendebarkan, dan takkan terlupakan. Pengen lagiy. Ini foto-fotonya.












































Originally posted on www.ferdot.com (Bali, 3 September 2012)


Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

3 Comments

avatar

Today, while I was at work, my sister stole my iphone and tested to see if it can
survive a 30 foot drop, just so she can be a youtube sensation.
My apple ipad is now broken and she has 83 views. I know this
is entirely off topic but I had to share it with someone!
Feel free to visit my web page ; john thomas financial

Reply Delete
avatar

Hi there to all, the contents existing at this website
are truly amazing for people experience, well, keep up the good work fellows.
Look into my site : john thomas financial

Reply Delete
avatar

Its like you read my mind! You appear to know so much about this, like you wrote the book in it or something.
I think that you could do with a few pics to drive the message home a bit, but instead of that,
this is fantastic blog. A great read. I'll certainly be back.



Here is my web blog: this domain

Reply Delete

Follow by Email