02 November 2012

thumbnail

Skyfall


Nuansa film Skyfall mengingatkan saya kembali pada film-film James Bond tahun 60-an di era Sean Connery (Dr. No, Goldfinger, From Russia With Love, Thunderball, You Only Live Twice dan Thunderball). Ini film James Bond (official) yang ke 23 sejak tahun 1962; atau yang ke 25 jika film parodi Casino Royale (versi 1969) dan Never Say Never Again diikutkan.

Apalagi dengan dikeluarkannya mobil Aston Martin versi antik yang pernah muncul di film Goldfinger dan dipakai Sean Connery. Dengan adegan pre-title dan theme song yang keren dari Adele, perlahan-lahan formula film James Bond kembali ke tradisi lama, cuma adegan pembuka gun-barrel-scene saja yang masih ditaruh di belakang. Dan yang lebih menyenangkan, munculnya kembali tokoh Q dan Moneypenny. Hanya saja Q jauh lebih muda, dan Moneypenny adalah Afro-British. Dan kejutannya lagi, diakhir film, M kembali dijabat oleh laki-laki, aktor kawakan Ralph Fiennes (The English Patient

Plotnya lebih matang, tidak melulu action, dan action nya sendiri digarap dengan baik, menegangkan, namun adegannya masih cukup bisa dipercaya; berbeda dengan adegan-adegan action film Transporternya Jason Statham dan adegan action film Hong Kong yang kebanyakan absurd. Dan Bond digambarkan bukan jagoan super, agen rahasia biasa dengan kegigihan yang ulet, bisa tertembak, dan bisa melalukan kesalahan. 

Dan Javier Bardiem sebagai supervillain luar biasa aktingnya. Jadi ingat sama karakter psikopatnya yang mengesankan di film No Country For Old Man. Sayang tidak jelas sang villain bernama Silva ini berasal dari organisasi mana, bukan Spectre seperti di film-film James Bond era Sean Connery dan Roger Moore, bukan pula Quantum seperti di dua film Daniel Craig sebelumnya. Ternyata si Silva ini adalah kriminal individual, eks agen MI6 yang menaruh dendam pada M. 

Ini film James Bond dengan drama yang bagus, plot yang bagus, pendalaman karakter yang bagus, dan banyak kejutan yang bagus. Walaupun mulanya skeptis dengan sosok Q yang masih muda (bandingkan dengan Desmond Llewellyn yang memerankan Q sejak era Sean Connery hingga era Pierce Brosnan), ternyata kalimat-kalimat sarkastik yang dilontarkannya dalam film sedahsyat kalimat Q tua: "Oh, grow up 007..."

Dan apa salahnya jika Moneypenny berkulit hitam? Lagipula di film ini kita jadi tahu latar belakang hubungan antara Moenypenny dan James Bond, yang sejak dulu membuat saya bertanya-tanya; kalimat godaan yang selalu dilontarkan pada Sean Connery, George Lazenby, Roger Moore, Timothy Dalton dan Pierce Brosnan ternyata memiliki latar belakang kisah yang bagus.

Yang disayangkan dalam film ini, gadis Bond nya terlalu cepat mati, dan cuma memiliki sedikit screen time sepanjang film. Padahal Berenice Marlohe itu cantik sekali. Duh.

Jadi sejak tahun 1962 (Dr. No), franchise James Bond yang didasarkan pada novel Ian Fleming ini telah berusia 50 tahun. Dengan demikian, siapa sih di dunia ini yang tidak kenal James Bond? Penonton film-film James Bond awal sekarang sudah jadi kakek dan nenek. Sekarang giliran cucu-cucunya untuk mengenal karakter James Bond dengan kalimat perkenalannya yang terkenal. "My name is Bond, James Bond." (Ferdy)
---------
Judul    : Skyfall (2012)
Sutradara : Sam Mendes
Pemain : Daniel Craig, Javier Bardem, Judi Dench, Ralph Fiennes, Albert Finney.
Ditonton di: Premiere Beachwalk XXI, Bali.

Diposting pertama kali di www.ferdot.com 

Follow by Email