07 Oktober 2015

thumbnail

Sains di Balik Film The Martian


Apa yang anda lakukan jika Anda ditinggalkan oleh rekan-rekan tim misi, dan anda terdampar sendirian di Planet Mars?

Dalam sebuah misi ke Mars yang dilakukan oleh tim NASA, astronot Mark Watney dianggap telah tewas setelah tersapu badai dan ditinggalkan oleh rekan-rekan nya. Sendirian di planet tersebut dengan supply terbatas, dia harus bergantung pada kecerdasan, akal, dan semangatnya agar dapat bertahan dan mencari jalan untuk mengirimkan pesan ke Bumi bahwa dia masih hidup.

Film ini menarik karena berdasarkan pendekatan sains dan fakta-fakta yang didapat NASA dari hasil eksplorasi planet Mars sejauh ini. Beberapa hal yang menyangkut sains yang bisa kita dapat dari film ini antara lain:


  • Produser dan tim pembuat film berkonsultasi dengan pihak NASA (National Aeronautics and Space Administration), sebuah lembaga antariksa Amerika Serikat, agar film ini memiliki aspek yang paling akurat mengenai ruang angkasa dan perjalanan ruang angkasa, terutama yang bersangkut paut dengan Planet Mars.
  • Pada tanggal 28 September 2015 yang lalu, empat hari sebelum film ini dirilis, NASA mengumumkan bahwa bukti adanya air di Planet Mars telah ditemukan.
  • Tekanan artmosfir di Planet Mars berkisar antara 600 Pa (0.087 psi), atau setara dengan 0.6% dari tekanan atmosfir Bumi.
  • Misi ke Mars di film ini didasarkan pada rencana terdokumentasi NASA untuk mengirimkan manusia ke planet tersebut dalam waktu dekat.

  • Suhu rata-rata di permukaan Mars adalah -63°C, bandingkan dengan suhu rata-rata seluruh permukaan planet Bumi, yaitu 15°C.
  • Nama pesawat ruang angkasa dan nama misi dalam film ini adalah Ares 3, diambil dari nama dewa Perang Yunani, Ares, yang dalam versi Romawi dewa perang tersebut disebut Mars.
  • Teknologi roket di film ini didasarkan pada teknologi roket plasma  aktual yang didesain dan dibangun oleh Ad Astra Rocket Company, yang didirikan oleh mantan astronot NASA, Franklin Chang Diaz.
Perbandingan besar planet Bumi dan Mars

  • Satu tahun di Mars (satu kali putaran planet Mars mengelilingi matahari) adalah setara dengan 686.98 hari di Bumi. Siang dan malam di sana lebih panjang, karena itulah untuk pembagian waktu di planet Mars, hitungan harinya menggunakan Sol. Satu tahun di Mars adalah 668.5991 sol.
  • Adegan peluncuran Ares IV sebenarnya adalah peluncuran roket SLS (Space Launch System), roket terbaru NASA dan dimaksudkan untuk misi beneran selanjutnya ke Planet Mars.
  • Di film juga disebutkan bahwa NASA dibantu oleh lembaga antariksa China. Secara faktual, China memang memiliki teknologi ruang angkasa yang sangat maju dan banyak para ahli menilai bahwa teknologi ruang angkasa China hanya setingkat di bawah NASA.
Dengan kata lain, pengiriman misi ke Planet Mars dengan awak manusia akan terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi, dan kita di Indonesia masih sibuk membahas sinetron murahan, dan urusan rumah tangga para artis.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

Follow by Email