13 Juli 2017

thumbnail

Syarat Menjadi Penyelam Scuba (Scuba Diver)


Apa syaratnya untuk menjadi penyelam scuba (scuba diver)?
Tentu saja harus bisa berenang, namun tidak perlu mahir-mahir amat. Jika anda bisa berenang sejauh 200 meter non-stop tanpa batas waktu atau sejauh 300 meter menggunakan mask, fin dan snorkel non-stop tanpa batas waktu dan Anda confident atau percaya diri ketika berada di air, Anda sudah memenuhi persyaratan pertama.
Bagaimana kalau tidak bisa berenang?
Saya sarankan ambil pelatihan renang dahulu atau Anda akan kecewa pada saat pelatihan diving. Karena Anda akan kesulitan mengikuti pelatihan atau mungkin juga akan berhenti di tengah jalan. Sangat disayangkan, bukan?
Sertifikasi apa yang harus didapatkan?
Untuk recreational diving, sertifikasi yang bisa didapatkan adalah Open Water Diver, ini sudah cukup sebenarnya. Sertifikat/lisensi ini berlaku internasional dan berlaku seumur hidup. Namun ada beberapa sertifikasi level berikutnya yang bisa diikuti seperti Advanced Open Water Diver, Adventure Diver, Advanced Open Water Diver, Rescue Diver, Master Scuba Diver dan Instructor. Anda akan mendapatkan kartu yang bisa Anda bawa ke mana saja untuk menunjukkan bahwa Anda adalah certified scuba diver. Dan keabsahan atau valid tidaknya kartu tersebut bisa dicheck online kapan saja.
Berapa usia minimum dan maksimum untuk mendapatkan sertifikasi/lisensi selam scuba?
Usia minimum 10 tahun, dan maksimum nya tergantung dari berbagai negara tapi rata-rata hingga 70 tahun tergantung kesehatan fisik.
Apa syarat lainnya?
Tentu saja Anda harus sehat. Untuk keselamatan, semua peserta harus melengkapi Scuba Medical Questionnaire yang menanyakan tentang kondisi-kondisi medis yang bisa menjadi masalah saat Anda melakukan penyelaman. Jika Anda menjawab TIDAK (NO) untuk semua pertanyaan, Anda cukup menanda-tangani formulir tersebut dan Anda dapat memulai pelatihan dengan segera. Bila ada satu atau beberapa pertanyaan Anda jawab YA (YES), maka Anda perlu pemeriksaan dokter yang menyatakan anda fit untuk diving atau tidak. Jadi dokter akan menilai kondisi Anda terutama yang berhubungan dengan penyelaman dan menanda tangani suatu formulir medis yang mengkonfirmasikan bahwa anda boleh melakukan penyelaman atau tidak boleh menyelam.
Berapa biayanya?
Untuk Open Water Diver harganya berbeda-beda untuk tiap asosiasi dan lokasi. Jadi harga di Batam tentunya beda dengan di Bali, beda di Kep Seribu, dan beda lagi di Australia. Untuk PADI Open Water Diver biayanya adalah antara 5 hingga 6 juta (mengikuti fluktuasi nilai rupiah terhadap dolar). Untuk SSI Open Water Diver 4 juta hingga 6 juta. Untuk SDI juga sama. Dan ingat, license atau sertifikatnya berlaku seumur hidup dan berlaku internasional.
Apa saja asosiasi internasional untuk kursus scuba diving?
SSI (Scuba School International)
SDI (Scuba Diving International)
PADI (Professional Association of Diving Instructors)
CMAS (Confédération Mondiale des Activités Subaquatiques)
Dan banyak lagi, yang saya sebutkan di atas yang ada di Indonesia dan cukup populer.
Di kota mana yang terdekat?
Untuk SSI, SDI dan PADI yang terdekat tentu saja adalah Batam, kemudian Jakarta (Kepulauan Seribu), dan Bali.
Di mana lokasi selam yang bagus?
Indonesia adalah surganya para penyelam, mulai dari Sabang hingga Merauke, karena Indonesia adalah negara kepulauan. Banyak penyelam internasional datang ke Indonesia hanya untuk menyelam, kenapa kita tidak? Dive spot yang terkemuka saat ini adalah Sabang, Padang, Batam, Anambas, Belitung, Lampung, Kepulauan Seribu, Karimun Jawa, Bali, Lombok, Pulau Komodo, Flores, Lembeh, Bunaken, Kepulauan Wakatobi, Kepulauan Maluku, Raja Ampat, Kaimana dan lain-lain. Tidak tertutup kemungkinan ditemukan lokasi-lokasi baru yang nantinya bakalan populer.
Apa manfaat scuba diving?
Untuk manfaatnya, yuk simak tulisan saya di blog saya ini:
http://blog.ferdot.com/…/10-alasan-kenapa-anda-harus-mencob…


Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

Follow by Email